Lompat ke isi utama

Berita

Orang Muda Harus Kristis dan Kreatif

Orang Muda Harus Kristis dan Kreatif

Atambua-Bawaslu Belu : Orang muda sebagai tulang punggung dan penerus masa depan bangsa, harus berani kritis, dan kreatif. Orang muda sebagai pemilih milenial merupakan kelompok yang sangat signifikan dalam gelaran pilkada Belu Tahun 2020. Orang muda diharapkan bisa mendorong tumbuhnya demokrasi yang baik, berani melaporkan dugaan pelanggaran, kritis terhadap kerja-kerja Bawaslu, serta memiliki kreatifitas yang tinggi dalam ikut mengawasi pelaksanaan pemilu maupun pilkada.

Hal ini disampaikan Ketua Bawaslu Kabupaten Belu, Andreas Parera,S.Fil dalam kegiatan Sosialisasi Peran dan Fungsi Kelembagaan Bawaslu dalam Pengawasan Pemilu, yang digelarbagi organisasi kepemudaan di Aula Nusantara Dua Atambua, Sabtu (20/11/2021).

Orang Muda yang hadir sebagai peserta dalam kegiatan tersebut berasal dari sejumlah organisasi kepemudaan diantaranya : PMKRI Atambua, GMNI Atambua, Laskar Meo Kabupaten Belu, Pemuda Katolik Kabupaten Belu, dan KOMPAS Kabupaten Belu

Kegiatan dibuka oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Belu, Andreas Parera,S.Fil, didampingi dua orang Anggota Bawaslu Belu, Agustinus Bau,S.Fil dan Maria Gizela Lumis, S.Sos, di Aula Hotel Nusantara Dua Atambua, Sabtu (20/11/2021).

Dalam sambutannya, Andre mengatakan kegiatan sangat penting bagi orang muda, karena selain memberikan pemahaman kepada orang muda, kegiatan ini juga menjadi evaluasi atas tugas dan fungsi Bawaslu dalam Pengawasan Pilkada 2020.

“Kegiatan ini sangat penting bagi orang muda. Oleh karena itu, hari ini kami mengundang orang-orang muda, karena orang mudalah yang  lebih aktif, berani dan kritis” kata Pria kelahiran Tabanan itu.

“Berdasarkan judulnya, Andre melanjutkan, memang kegiatan ini adalah sosialisasi, tetapi  kami ingin forum ini kita gunakan sebagai evaluasi.  Teman-teman silahkan mengevaluasi kami dalam kerja-kerja pengawasan pemilu, khususnya pada Pilkada Belu 2020 kemarin.  Pasti banyak cerita, dinamika dan pertanyaan yang ingin didiskusikan, mari kita diskusikan bersama dalam forum ini”, kata Andre kepada semua peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Adapun narasumber pada kegiatan tersebut adalah Ketua Bawaslu Belu, Andreas Parera,S.Fil  dengan materi Selayang Pandang Pengawasan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Belu Tahun 2020, Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens,MM, dengan materi Pandangan Pemerintah terhadap Kerja dan Kinerja Bawaslu, serta Wakil Ketua DPD II Partai Golkar, Drs. Manek Rofinus, dengan materi Pandangan Partai Politik terhadap Kerja dan Kinerja Bawaslu, serta Nandito Fatin sebagai moderator. (Ros/ Bawaslu Belu)