Lompat ke isi utama

Berita

Jelang Masa Tenang dan Pemungutan Suara Pilkada Serentak 2024, Bawaslu Belu Gelar Penguatan Kapasitas Pengawas TPS Se-Kabupaten Belu

Jelang Masa Tenang dan Pemungutan Suara Pilkada Serentak 2024, Bawaslu Belu Gelar Penguatan Kapasitas Pengawas TPS Se-Kabupaten Belu

Atambua – Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Belu menggelar kegiatan penguatan kapasitas bagi para pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) se-Kabupaten Belu. Acara yang berlangsung di Gedung Olahraga L. A. Bone Atambua pada Senin, 13 November 2024 ini dihadiri oleh 374 pengawas TPS dan Panwascam dari 12 kecamatan se kabupaten Belu.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan pemahaman para pengawas TPS terkait tugas, fungsi, dan kewenangan mereka dalam mengawasi pelaksanaan pemungutan suara, serta mengantisipasi potensi pelanggaran selama tahapan pemilihan berlangsung.                Ketua Bawaslu Belu, Agustinus Bau, S. Fil, dalam sambutannya menegaskan pentingnya profesionalisme dan integritas tinggi dari seluruh pengawas TPS agar proses demokrasi di Kabupaten Belu berjalan dengan adil dan transparan.

“Sebagai garda terdepan dalam pengawasan pemilu di tingkat TPS, peran saudara-saudara sangatlah vital. Oleh karena itu, kita semua harus siap mengawal proses ini agar tetap berada dalam koridor hukum yang berlaku. Kita semua harus samakan pemahaman dan tingkatkan pengetahuan teknis pengawasan karena sebentar lagi kita memasuki tahapan masa tenang dan pemungutan suara serta penghitungan surat suara” ujar Agus. Dalam acara pembukaan ini, ketua Bawaslu Belu didampingi oleh kepala sekretariat Bawaslu Belu, Mario Kristofel Talul, S. Sos, dan dua pejabat struktural Bawaslu kabupaten Belu.


14nov2 
Materi pelatihan meliputi teknik pengawasan, identifikasi pelanggaran dan prosedur pelaporan. Pemateri dalam kegiatan ini berasal dari interen Bawaslu kabupaten Belu.

Para peserta menyambut baik kegiatan ini dan menyatakan kesiapannya untuk mengimplementasikan ilmu yang didapat dalam Pilkada Serentak mendatang. Salah satu pengawas TPS Yasinta Regina,  mengungkapkan bahwa pelatihan ini memberikan bekal penting untuk menjalankan tugas dengan lebih berani dan percaya diri,

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kualitas pengawasan pemilu di Kabupaten Belu dapat meningkat, sehingga proses pemilihan dapat berjalan dengan lancar dan hasilnya diterima oleh seluruh pihak.

Tag
Berita