Bawaslu NTT Gelar Rapat Koordinasi, Tekankan Penguatan Kelembagaan dan Inovasi Non-Budgeting
|
Atambua, Bawaslu Belu — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Ketua Bawaslu Kabupaten Belu Agustinus Bau,S.Fil menghadiri kegiatan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terkait Rapat koordinasi pembinaan dan penguatan kelembagaan tingkat provinsi yang berlangsung di Kantor Bawaslu NTT, Rabu (4/6/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menegaskan peran kelembagaan di masa non-tahapan serta dorongan pelaksanaan program pengawasan partisipatif non budgeting di tengah efisiensi anggaran.
Ketua Bawaslu NTT, Nonato Da Purificacao, dalam sambutannya menekankan perlunya Bawaslu kabupaten/kota untuk tetap aktif mengaktualisasikan program kerja, baik yang didanai dari anggaran maupun melalui pendekatan non budgeting.
“Saya harap untuk Bawaslu kabupaten/kota dapat mengaktualisasikan program dan kegiatan yang dilaksanakan, baik itu bersumber pada anggaran maupun non budgeting,” ujar Nonato.
Ia juga menegaskan bahwa program yang bersumber dari anggaran harus dilaksanakan dengan rencana yang sistematis.
“Terhadap kegiatan yang bersumber pada anggaran, perlu dilakukan dalam bentuk time line serta rencana tindak lanjut setiap bulannya. Terkait program non budgeting, perlu adanya kreativitas dan inovasi yang harus dirumuskan secara bersama. Untuk itu, perlu pembahasan lebih lanjut terkait desain dan model kegiatannya,” lanjutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Nonato turut menyinggung perkembangan informasi nasional terkait pembahasan sistem pemilu oleh Komisi II DPR RI bersama penyelenggara pemilu dan DKPP. Ia mengajak seluruh jajaran untuk mengikuti dinamika tersebut secara cermat.
“Perlu kita ketahui bersama, apakah sistem pemilu kita masih menggunakan sistem proporsional terbuka atau tertutup? Kita lihat nanti,” ungkapnya lugas.
Nonato menambahkan bahwa kejelasan sistem pemilu sangat penting agar proses demokrasi tetap berjalan sesuai prinsip-prinsip yang telah disepakati.
Turut hadir dalam kegiatan Rapat koordinasi pembinaan dan penguatan kelembagaan seluruh Ketua Bawaslu Kabupaten sedaratan Timor.