Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Belu Selenggarakan Rapat Koordinasi Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan

Bawaslu Belu Selenggarakan Rapat Koordinasi Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan

Belu, 8 Oktober 2025 – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Belu menggelar rapat koordinasi pembinaan dan penguatan kelembagaan yang berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 8 hingga 9 Oktober 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Matahari Hotel, salah satu tempat strategis di Kabupaten Belu, dengan tujuan memperkuat sinergi dan kapasitas kelembagaan dalam rangka meningkatkan pengawasan pelaksanaan pemilu di wilayah setempat.

Rapat koordinasi ini diikuti oleh peserta yang berasal dari berbagai organisasi masyarakat (ormas) di Kabupaten Belu. Kehadiran ormas sebagai bagian dari peserta diharapkan dapat memperluas jangkauan pengawasan serta memperkuat peran aktif masyarakat dalam menjaga integritas proses demokrasi.

Dalam kegiatan ini, ada dua materi yamg disampaikan lewat luar jaringan internet (Luuring) dan  dua materi lainnya melalui aplikasi Zoom. 

Bawaslu Belu menghadirkan lima narasumber yang berkompeten dan ahli di bidang pengawasan pemilu, kelembagaan, serta peran ormas dalam mendukung proses demokrasi. Inilah kelima narsum, Esthon L. Foenay yang diwakili oleh tenaga ahlinya dengan materi “Evaluasi Penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan Dalam Rangka Penguatan Demokrasi dan Penyelenggaraan Pemilu Masa Depan”,  I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi dengan materi “ Menegakkan Etika dan Integritas Penyelenggara Pemilu Untuk Memperkuat Kelembagaan Pengawas Pemilu”, Farhan Suhada dengan materi “ Pentingnya Etika Dalam Pengawas Pemilu”, Detji Kory Elianor Rooseveld Nuban dengan materi “Pengawas Pemilu Dan Relevansinya Dalam Mewujutkan Demokrasi Berkeadilan Di Indonesia”, dan Ichal Supriadi dengan materi “Memperkuat Integritas Pemilu dan Penguatan Pengawas Pemilu Indonesia”.

Ketua Bawaslu Kabupaten Belu, Agustinus Bau menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini merupakan salah satu langkah strategis untuk memastikan setiap elemen yang terlibat dalam pengawasan pemilu memiliki pemahaman yang sama dan mampu menjalankan perannya secara maksimal. “Kami berharap melalui pertemuan ini, kelembagaan Bawaslu dan mitra kerja seperti ormas dapat semakin solid, sehingga pengawasan pemilu di Belu dapat berjalan dengan baik dan demokrasi kita tetap terjaga,” ujarnya.

Selain sesi materi, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi dan tanya jawab yang interaktif, memberikan kesempatan bagi peserta untuk berbagi pengalaman, kendala, serta solusi terkait pelaksanaan pengawasan pemilu di tingkat daerah.

Rapat koordinasi pembinaan dan penguatan kelembagaan ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam memperkuat fondasi demokrasi di Kabupaten Belu, sekaligus meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal proses pemilu yang jujur, adil, dan bebas dari kecurangan.