Bawaslu Belu Goes To School Sosialisasikan Pengawasan Partisipatif
|
Atambua- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Belu menggelar kegiatan edukasi bertajuk "Bawaslu Goes To School" di SMA Kristen Atambua . Acara ini merupakan bagian dari persiapan menyambut Pemilu Serentak Tahun 2024 dengan tema "Suara Pemuda, Suara Bangsa!" Sabtu (27/01/2024).
Kegiatan ini  dibuka oleh; Plh Ketua Bawaslu Kabupaten Belu Christafora Fernandez dalam sambutannya menyatakan kegiatan ini bertujuan “untuk meningkatkan Pemahaman Generasi muda tentang pentingnya partisipasi dalam pemilu dan memberikan pengetahuan tentang pengawasan pemilu, serta mendorong keterlibatan aktif siswa dalam menjaga integritas dan transparansi proses demokrasi di Rai Belu tercintaâ€
Disamping itu Anggota Bawaslu Kabupaten Belu Julian Maurits Astari menyampaikan “ salah satu wujud anak muda yang berpartisipasi dalam Demokrasi adalah ikut serta dalam pemilihan suara dan turut mengambil bagian dalam pengawasan pemilu 2024 yang mana hari pemungutan suara jatuh tanggal 14 februari dan hari ini juga merupakan hari valentine tentunya generasi muda memperingatinya sebagai hari kasih sayang tetapi untuk kali ini tanggal tersebut merupakan hari kasih suara untuk negara Indonesia yang sangat kita cintai ini,marilah kita sebagai gererasi muda tentunya masa depan Bangsa ini ada ditangan kita,untuk itu marilah berikan suara dengan segenap pikiran,perasaan,dan perbuatan dalam mengawal demokrasi sebagai warga Negara Indonesia dan generasi muda Indonesia†ujarnya dalam sambutan.
Pada kesempatan yang sama Kepala sekretariat Bawaslu Kabupaten Belu Mario Kristofel Talul menyampaikan tujuan kegiatan ini meningkatkan pemahaman kepada adik-adik pemilih pemula tentang kepemiluan dan Demokrasi “ucap Kristo. Selain itu ia menjelaskan gambaram umum tentang tugas dan Fungsi lembaga Bawaslu.
Dalam kegiatan Bawaslu goes to school ini yang menjadi nara sumber yakni Plh Ketua Bawaslu Kabupaten Belu Cristafora Fernandez,S.STP yang membawa materi tentang Pemilih Pemula dan Pengawasan Partisipatif. Dalam pemaparan materinya disampaikan bahwa peran pemilih pemula akan sangat mempengaruhi terhadap kualitas demokrasi,mengingat pemilih pemula yang baru memasuki usia hak pilih di mana sebagian besar belum memiliki pemahaman terkait dengan mekanisme pemilihan sehingga Bawaslu Belu hadir untuk memberikan edukasi dan pemahaman terkait pemilu itu sendiri.
Dapat diketahui, Turut hadir dalam kegiatan Bawaslu Goes to school, wakil Kepala sekolah SMA Kristen Atambua, para Guru dan siswa-siswi SMA Kristen Atambua, para Kasubag bawaslu Kabupaten Belu  serta seluruh staf bawaslu kabupaten Belu. (HUMAS)