Bawaslu Belu Gelar Ngabuburit Pengawasan, Angkat Tema Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat dalam Perspektif Islam
|
Atambua – Dalam rangka memperkuat pengawasan partisipatif serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan pelanggaran pemilu, Bawaslu Kabupaten Belu menggelar kegiatan “Ngabuburit Pengawasan” dengan tema Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat dalam Perspektif Islam, yang berlangsung di Kantor Sekretariat Bawaslu Kabupaten Belu pada hari Selasa, 24/02/2026.
Kegiatan yang dikemas dalam suasana santai menjelang waktu berbuka puasa ini dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan dan staf Sekretariat Bawaslu Kabupaten Belu. Acara ini menjadi ruang diskusi interaktif antara penyelenggara pengawas pemilu dalam membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya pengawasan yang berintegritas.
Anggota Bawaslu Kabupaten Belu, Christafora Fernandez, S.STP dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengawasan pemilu bukan merupakan tugas kita bersama sebagai pengawas pemilu.
Ista menambahkan bahwa nilai-nilai dalam ajaran Islam seperti kejujuran (shiddiq), amanah, dan keadilan (‘adl) sangat relevan dalam mendorong terciptanya proses demokrasi yang bersih dan bermartabat.
“Melalui kegiatan ngabuburit ini, saya ingin mengajak kita semua untuk memahami bahwa pencegahan pelanggaran pemilu dapat dimulai dari kesadaran individu. Islam mengajarkan pentingnya mencegah kemungkaran dan menegakkan keadilan, yang sejalan dengan semangat pengawasan partisipatif,” ujar Ista.
Dalam sesi tausiyah dan diskusi, Anggota sekaligus Koordinator Divisi (Kordiv) Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (HPPH) Bawaslu Kabupaten Ngada, Waltermus Niku sebagai narasumber menekankan bahwa Bawaslu dalam pandangan Islam bukan hanya pengawasan administratif, melainkan pengawal moral untuk memastikan proses demokrasi berjalan jujur, adil, dan bertanggung jawab.
partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu merupakan bentuk tanggung jawab moral dan sosial. Masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga berperan aktif dalam melaporkan dugaan pelanggaran serta menjaga kondusivitas selama tahapan pemilu berlangsung.
Kegiatan ini juga diisi dengan diskusi bersama, tanya jawab, serta pembagian materi edukasi terkait Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat dalam Perspektif Islam.
Melalui kegiatan Ngabuburit Pengawasan ini, Bawaslu Kabupaten Belu berharap dapat memperkuat sinergi diantara jajaran pengawas pemilu serta membumikan nilai-nilai pengawasan yang berbasis pada etika dan ajaran agama, sehingga tercipta pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas di Kabupaten Belu
Humas - Ansel