Anggota Bawaslu Belu Bersama Staf Terlihat Di Kantor KPU. Apa Yang Dilakukan?
|
Atambua — Senin, 08/12/2025. Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Belu, sekaligus Koordinator Divisi Hukum, Pengawasan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (HP2H) Christafora Fernandez bersama empat orang stafnya berada di kantor Komisi Pemiliha Umum (KPU) kabupaten Belu sejak pagi pukul 08.00 wita. Setelah tim humas bertanya kepada salah satu staf, ternyata Bawaslu Belu berada di kantor KPU Belu untuk menghadiri sekaligus mengawasi rapat pleno rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Triwulan IV Tahun 2025 yang dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Belu.
Kegiatan yang digelar di kantor KPU Belu tersebut dihadiri oleh jajaran komisioner KPU, perwakilan Bawaslu, perwakilan Polres Belu, Kodim 1605 Belu, Kesbangpol Kabupaten Belu dan pihak terkait lainnya. Rapat pleno ini merupakan bagian dari tahapan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan yang dilakukan secara berkala guna memastikan akurasi dan validitas data pemilih di Kabupaten Belu menjelang penyelenggaraan pemilu atau pemilihan.
Dalam rapat pleno tersebut, secara umum KPU Kabupaten Belu menetapkan rekapitulasi DPB Kabupaten Belu sebagai berikut, Jumlah Laki-laki = 82.170Jumlah perempuan = 85.836. Total DPB = 168.006. Rinciannya dituangkan dalam Berita Acara (BA).
Menanggapi hasil rekapitulasi ini, Kordiv HP2H Bawaslu Belu memberikan perhatian khusus terhadap proses penyusunan dan pemutakhiran DPB dan berterima kasih kepada KPU karena telah menindak lanjuti saran perbaikan yang disampaikan oleh Bawaslu Belu. Kehadiran Bawaslu juga menjadi bagian dari tugas pengawasan untuk memastikan rapat pleno ini berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“ Terima kasih kepada KPU Belu yang telah menindaklanjuti saran perbaikan dari Bawaslu Belu” Ujar Ista.
Usai menetapkan hasil rekapitulasi DPB Triwulan IV Tahun 2025, KPU Belu melakukan penyerahan Berita Acara (BA) kepada Bawaslu Belu sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas proses pemutakhiran data pemilih.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Belu berharap proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan dapat terus berjalan dengan baik dan mampu mengakomodasi dinamika perubahan data masyarakat secara akurat sehingga menghasilkan daftar pemilih yang bersih dan dapat dipertanggungjawabkan.
Humas - JA